di
negera ku Indonesia saat ini, semua serba bertentangan dengan banyak perbedaan
yang biasanya menyatu dengan satu irama, semua yang biasanya rukun dengan
bhineka tunggal ika dan semua yang biasanya menyatu dengan komitmen pendahulu
dengan Pancasila, namun detik ini
semuanya bertolak belakang dengan
komitmen para penggagas kemerdekaan hanya karena demi
kekuasaan dan keegoan sekelompok kekuasaan.
Antara
yang benar dan yang salah memang sangat sulit untuk di tebak pada wajah
pemimpin saat ini, yang bersurban sekarang belum bisa di pastikan bahwa agama
nya kuat dan yang bertato juga
tidak bisa di katakan pemberontak.
Jadi
menurut saya hubungan politik dan agama memang sangat sulit untuk di pisahkan
di negeri kita ini, karena Islam adalah agama dengan pemeluk terbesar dan
mayoritas di negeri ini, jadi
bagaimanapun kita bersikeras untuk memisahkan saya pikir itu memang suatu hal yang mustahil karena dalam jiwa
penduduk Indonesia islam telah mendarah daging, dan akan sulit untuk menjadikan
politik dan agama bediri sendiri. Namun dalam berkehidupan bernegara bidang
politik sangat di perlukan , namun semua ilmu yang berhubungan dengan politik tidak
dapat di pisahkan dengan konsep agama yang telah ada.
Namun
sangat di sayang kan dengan masalah yang terjadi baru – baru ini, kasus
penodaan agama yang di lakukan oleh Gubenur DKI Basuki Cahaya Purnama alias
Ahok , peristiwa tersebut terjadi ketika masa pilkada DKI. Kasus tersebut ada
yang menyebuynya murni sebagai kasus penodaan agama dan ada juga yang
menyebutkan kasus itu tidak bisa juga kita pisahkan dari politik yang sedang
panas pada waktu itu, jika di lihat dari sisi politik, itu sangat biasa sekali
tapi jika di lihat dari sisi ke agamaaan memang sangat tidak wajar dan hal itu
pasti akan menyakiti setiap umat muslim. namun benar atau salahnya hal itu
tergantung dari sudut pandang mana kita melihtanya, namu sekali lagi antara
agama dan politik memang tidak bisa di pisahkan di Indonesia.
Menurut
saya dengan masalah tersebut memang sulit untuk di selesaikan , sebagai muslim
sejati kita memang seharusnya marah dengan tindakan seperti itu yang telah
melecehkan ayat suci al quran, namun sebagai penduduk Indonesia dan kemajuan
Indonesia kedepannya memang harus di
perlukan pemimpin yang tegas dan benar-benar berkomitmen, namun semua itu
tergantung dari sudut pandang mana kita memandangnya dan semua akan dapat kita
simpulkan.dan nilai semua itu berdasarkan apa yang hati kamu rasa benar bukan
karena menjadi pengikut sekelompok orang karena itu sungguh pilihan yang sangat
bodoh, kalau hal itu masih kau lakukan bearti kamu belum merdeka dari sisi
pendapat.
Richardo daviD
Richardo daviD
Politik dan keagamaan
Reviewed by Richardo daviD
on
21:39
Rating:
Reviewed by Richardo daviD
on
21:39
Rating:

No comments: