Tak ada yang mampu mengerti, seperti kamu
memahamiku
Tak ada yang bisa membaca, seperti kamu
menerka isi hatiku
Engkau tau tanpa harus ku suarakan
Seakan hatiku sebahagian ada di tubuhmu
Kita layaknya dua insan yang terbuang dari kepedihan
Aku hanya tak sanggup melihat kamu luka
sendrian
Sungguh aku tak kuasa jika hal buruk menimpa
mu
Kemudiaan aku hanya diam saja
Biarlah Bersamamu aku hidup
Kita ciptakan cerita kita berdua
Sehinga mereka tak kan mampu mengerti dengan
waktu yang sudah kita jalani
Dan menemukan kembali kebahagian yang sempat
terjeda
Aku rindu semua tentang kita
Kita perna tertawa bahkan menangis berdua
Kau usap kepala ku di saat aku terlelap
kemudian di sertai dengan isak tangis
Kemudian seterusnya aku terlelap dalam
kepura-puraan yang di basahi air mata
Tapi .
. .
Di akhir kisah kenapa kau tipu aku dengan
kepergianmu
Air mata ku berjatuhan tapi itu tidak lagi
mampu untuk membangunkanmu
Sungguh perpisahan yang kejam menurutku
Aku terdiam, tak percaya bahwa itu adalah
kenyataan
Tapi kini
Aku tak bisa lagi menatapmu dalam kenyataan
Tapi selalu terngiang dalam hayalanku
aku tak bisa lagi bersuara sambil menatapmu
tapi di akhir sujud aku selalu mendoakan agar
Surga menjadi tempatmu
kini. . .
Tak bisa lagi aku suarakan semua tentang
kisahku
Tak bisa lagi aku dengar nasehat dan tawa mu
padaku
Aku mohon datang lah sekali dalam mimpiku
Aku hanya ingin bercerita tentang sunyinya
hari-hariku
Tanpamu Ayah. . . .
By
: Richardo daviD
![]() |
| yang pergi hanya tubuhmu dan raga mu tak beranjak sedikitpun dariku Ayah |
![]() |
| di saat ku pejamkan mata hadirlah sejenak dalam tidurku.i love u Dad |
Aku hanya rindu
Reviewed by Richardo daviD
on
23:11
Rating:
Reviewed by Richardo daviD
on
23:11
Rating:



No comments: