Sports




ZONA NYAMAN FATAMORGANA

Membaca tulisan yang isinya sama dengan pikiran kita hanyalah tindakan yang dilakukan berulang (shin Do Hyun & Yoon Na Ru)
 
Mendengarkan pengetahuan yang sejalan dengan fikiran itu adalah sebuah bentuk dari ketidakyakinan kita akan pemikiran kita sendiri sehinga secara naluariah kita akan mencari berbagai sumber sebagai penguat dari hal tersebut, apakah itu salah, tidak sama sekali. Tapi seyogyanya hal tersebut membuktikan bahwa kita belum berangkat pada fase tingkatan yang baik, dan masih berkecimpung pada penguatan perspektif kita sendiri.
 
Kenyamanan sering kali membuat kita terbuai akan kenikmatan yang sebenarnya hanyalah fatamorgana kehidupan yang didongengkan dengan berbagai fiksi keindahan yang sebenarnya hanyalah tipu daya semata, seringkali kita menyadarinya tapi kita sudah terlanjur dikurung oleh rasa nikmat yang mendoktrin kita agar tetap tinggal dan jangan pergi. Fikiran kita dilatih untuk tidak berkembang dan terus menambah wawasan hanya tentang hal yang searah dan beriringan. Sehingga kemungkinan-kemungkinan lain yang disuarakan kita anggap secara lantang sebagai bentuk penyelewengan yang tak bernilai. Apakah hal seperti ini terus berkembang dan terus beranak pinak pada keberlansungan peradaban kedepannya.?
 
Jika hal tersebut nyatanya ada maka tentu jelas ini pembiasaan yang kurang baik, Saya yakini kuat pemikiran yang seperti ini akan memecah belah dan lebih akan condong pada hal yang negatif, jikalau tidak bisa disikapi dengan tindakan yang baik dan keinginan untuk merangkul dan saling mengemukakan ide dan perspektif masing-masing. Ini akan jadi bumerang yang suatu saat akan meletus dan menimbulkan kekacauan yang luar biasa. Atau bisa jadi tujuan akhirnya memang seperti itu, dengan bahasa yang lebih jahat saya ingin mengatakan hal tersebut adalah bentuk lain dari terorism yang mengacaukan kebhinekaan kita antar sesama.
 
Sebenarnya pada hakikatnya disinlah pendidikan muncul dan seharsunya berkontribusi banyak pada pembiasaan yang kurang baik, didalam ruang perdebatan kecil di kelas akan memicu rasa permusyawaratan dari berbagai perspektif masing-masing, sehingga dari pendidikan yang sekecil mungkin sudah dilatih untuk berbeda dan tidak selalu sama, karena kesamaan hanyalah akan membuat kita nyaman dan terbuai sehingga rasa petarung layaknya kesatria akan memudar seiring berjalan nya waktu ke waktu. 
 
Apakah untuk mengahdirkan generasi-genarasi baru seperti itu kedepannya sulit dan terbilang mustahil, tentu tidak jika ujung tombak pendidikan (guru) mampu memberikan pemahaaman yang baik pada peserta didik kedepannya, dan tentu jelas seorang guru harus terlebih dahulu mampu keluar dari pemikiran perspektif yang satu tersebut, seperti pepatah mengatakan tidak satu jalan pulang kerumah, seharusnya hal tersbut mampu untuk membuka pemahaman kita tentang kebenaran yang tak selalu hadir dari satu arah saja, bisa jadi kebenran itu hadir dari arah yang tidak kita yakini sebelumnya, maka mendengarkan dan membuka wawasan lebih luas adalah salah satu cara yang harus terus di pupuk dan dikembangkan pada generasi berikutnya.
 
Aku bersuara dan suara ku itu disuarakan lebih keras oleh sekelompok orang, kemudian aku tersenyum dan berkata: kalian sejalan dan apapun semua tentang aku dan kau adalah kita, dan mereka yang berbeda adalah musuh yang harus kita kalahkan.
 
Jika persperktif kita masih seperti itu sungguh termasuk orang yang merugi dan akan terus terbelakang oleh kemajuan zaman yang terus bergerak melaju kencang kedepan. Karena yang berbeda itu bukanlah musuh tapi pengetahuan baru yang bisa jadi sekiranya nya belum kita ketahui sebelumnya, mari saling merangkul dan berjabat tangan akan jauh lebih baik dari pada berkompetisi dan saling menyingkirkan. Maka Jika kita ingin memperluas kecerdasan dan pengetahuan , kita harus membaca tulisan-tulisan yang sulit dan terkesan tidak nyaman, disanalah keluasaan dan keterbukaan kita akan terus dilatih untuk tumbuh dan berkembang.
 
By: Richardo daviD

ZONA NYAMAN FATAMORGANA ZONA NYAMAN FATAMORGANA Reviewed by Richardo daviD on 18:53 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.