Sports




Ibu pulanglah aku rindu



Sebenarmya aku sudah mulai  terbiasa dengan kesendirian dan kesunyian ini, kesepian yang aku lalui dalam hari hariku telah banyak mengajarkan aku tentang  kekuatan dan kesabaran, aku sudah mampu membangunkan aku dari mimpi indah yang sebenarnya itu hanya lah sebuah pengharapan, dan kini pun aku telah sadar bahwa kebahagaian itu masih menjadi harapan semu yang belum jua aku raih, aku kuat karena waktu yang berlalu adalah bukti nyata dari kekuatan itu, sebenarnya tak perlu aku jelaskan lagi karena memang hari yang aku lalui telah mewakili penjelasanku tentang semua itu dan aku pun tak butuh pengakuan dari orang lain karena bagiku itu semua tidak lah penting. 

Aku telah tumbuh dengan kerinduan disepanjang usiaku, sehingga merindu sudah menjadi bagian dari diriku, air mata yang tak usah kau tanya kan lagi sudah sebarapa bayak aku habiskan untuk menangisi kepahitan ini karena itu hanya akan menggoreskan kembali  luka yang sementara sudah mulai mendiam, tawa ku yang mungkin terlihat bahagia bagi mereka tapi sebenarnya itu hanyalah sebuah usaha untuk menyembunyikan kesedihan yang terus berlalu.

Aku juga  sama seperti manusia pada umumnya, hatiku sebenarnya juga lemah layaknya perempuan yang lain, air mata itu sering mengalir bahkan ketika tidak aku sadari dia jatuh dengan sendirirnya, aku tak bisa berharap banyak karena memang aku belum pantas untuk menuntut untuk itu,

Ibu,, perempuan yang selalu aku rindukan, banyak waktu ku  telah terlewati dan di sepanjang itu aku terus berjalan dalam kerinduan yang sungguh tidak indah rasanya, aku akui sering iri melihat mereka di sekitarku tumbuh dan besar bersama ibu mereka, dan mereka bisa memeluk ibu nya setiap waktu kapanpun mereka mau. Kadang aku pandang itu dengan hayalan yang berbeda seakan itu adalah aku dan dirimu. Tapi sejenak ketika aku tersadar ada tusukan keras yang menancap di dadaku dan menyadari kalau itu semua hanyalah harapan semu.

Aku tak perna menuntut untuk di belikan mainan bagus seperti mereka, bahkan aku juga akan diam ketika seragam sekolah ku sudah mulai lusuh, karena bagiku untuk saat ini itu semua tidak lah penting, karena aku tahu semakin aku ingin maka itu akan semakin membuat kita terpisah lama. Aku juga tak lagi meminta hadiah ketika nilai raporku bagus, aku hanya ingin membuktikan padamu ibu bahwa aku tak menyia-nyiakan pengorbananmu, aku di sini belajar dengan giat karena aku tahu itu adalah alasanmu untuk berjuang. tapi sekali lagi aku rindu dan pulang lah Bu. continue


Ibu pulanglah aku rindu Ibu pulanglah aku rindu Reviewed by Richardo daviD on 21:06 Rating: 5

1 comment:

Powered by Blogger.