Di
saat tugas perkuliahan sudah mulai menumpuk diatas meja belajar ,tapi aku
biarkan saja menumpuk karena memang tidak aku jejer satu persatu. Tapi sebahagian
sudah mulai aku kerjakan karena dituntut oleh batas waktu pengumpulan yang
sudah semakin mendekat, tapi malam ini aku lebih memprioritaskan untuk
menceritakan kembali cerita beharga ku bersama Microsoft word yang selalu setia
menunggu. Setiap aku buka layar putih itu seperti nya dia beteriak keras padaku
hey David aku mau mendengar lagi cerita mu hari ini karena sudah lama tak aku
dengar suara hati mu seperti dulu lagi, kurang lebih seperti itulah obrolan
kecil yang mampu di mengerti oleh aku dan Microsoft putih ku. Teman setiaku di
saat seperti apapun itu, hanya arus listrik lah yang mampu menghentikan aku
bercengkrama dengannya. Bahkan seringkali dia menemaniku dari pagi sampai larut
malam. Tapi dia tak perna lelah untuk
mendengar ocehan halus dari hati yang tak bersuara ini.
Hey
Microsoft, panggilan ku padanya. Hari ini aku mampu tersenyum dengan tulus pada
kejadian yang aku alami hari ini, apakah kamu mau mendengar. Dari pagi ku
tinggalkan kau sendirian di ruangan gelap tanpa cahaya , ini bukan bearti aku
membencimu tapi aku hanya ingin mencari secercik cahaya untuk aku ceritakan
padamu malam ini. Karena pengalaman lah yang akan mampu untuk membuat aku
bercerita tulus padamu, pengalaman lah yang akan membuat semua itu mengalir lancar
tanpa ada kisah buatan di baliknya. bukankah kau lebih suka seperti itu.
Ya baiklah aku akan
bercerita:
Hari
ini 13 Agustus 2019 tepatnya pada hari selasa aku bergabung dengan sebuah
organisasi yang bergerak di bidang kemanusian dengan mewadai keinginan baik
dari orang baik yang mengingikan untuk menyisihkan sebahagian harta mereka
untuk orang yang membutuhkan , dalam hal seperti inilah organisasi itu hadir
namanya adalah Dompet Dhuafa, dalam dompet tersebutlah harapan-harapan baik
masyarakat yang kurang beruntung di kumpulkan dan pada akhirnya akan di
kembalikan lagi kepada mereka yang layak
untuk mendapatkan, dalam organisasi ini mereka semua adalah orang-orang yang
berhati tulus bekerja dengan keikhlasan demi menggapai ridho Allah SWT, mereka
semua luar biasa, bahkan di celah waktu kosong perkuliahan , waktu istirahat
mereka yang seharusnya di manfaatkan untuk berhenti sejenak, tapi mereka
memilih untuk bergerak dalam kebaikan
yang sungguh menakjubkan. Hari ini dompet itu bergerak menuju sebuah
desa di AJIBARANG dan membawa 6 ekor domba yang akan diperuntuhkan untuk
masyarakat di sekitar tempat tesebut. Dengan menempu Perjalanan kurang lebih satu jam dari dompet dhuafa
office dengan medan perjalanan agak sedikit sulit tapi Alhamdulillah sampai
dengan selamat di tujuan. Ketika keenam domba itu di turunkan kemudian di sambut
oleh pengurus masjid dan masyarakat di
sekitar, terlihat kesenangn di raut wajah mereka. Seperti nya mereka
benar-benar senang. Pada akhirnya mereka juga merasakan manfaat dari kurban
tersebut. Aku pun ikut tersenyum sedikit terharu melihat situasi nyata dari
kejadian tersebut, singkat cerita hewan kurban pun segera di potong satu
persatu dan dagingnya pun mulai di bungkus untuk di bagikan ke masyarakat
sekitar. Sebenarnya 6 ekor domba tidak lah cukup untuk mengcover semua
masyarakat di sana tapi demi kebersamaan aku lihat mereka membagi sedikit demi
sedikit daging tersebut agar mampu di rasakan oleh semua masyarakat. Pada
kresek putih tersebut terdapat segempal
kecil daging kurban yang siap untuk dibagikan, memiliki berat sekitar 2,5 ons,
iya memang itu tidaklah banyak, tapi aku lihat mereka senang, dan itu tergambar
dari ukiran yang mengembang dari raut wajah mereka. Sekali lagi Dompet Dhuafa menjadi perantara orang
yang ingin berbuat baik ke pada orang yang membutuhkan kebaikan. Sekali lagi
untuk pengalaman hari ini aku sungguh menikmatinya.
Dan kepada semua rekan-rekan yang tergabung aku ingin mengatakan kalian semua
sungguh luar biasa.
Richardo daviD
Dompet Dhuafa (1 hari, 1 kebaikan)
Reviewed by Richardo daviD
on
17:11
Rating:
Reviewed by Richardo daviD
on
17:11
Rating:



Allah bless you all
ReplyDeletehas hecho un gran trabajo hermano.
ReplyDeletegood
ReplyDelete